3 Sebab Chelsea Wajib Secepatnya Pecat Maurizio Sarri

3 Sebab Chelsea Wajib Secepatnya Pecat Maurizio Sarri

Posted on

Chelsea belum lama menelan kekalahan memalukan kala bertandang menuju kandang Manchester City di dalam kompetisi Premier League. Mereka dikalahkan bersama score telak 0-6 dalam laga yang dihelat di Etihad Stadium.

Ini adalah hasil negatif paling buruk yang dialami The Blues di turnamen Premier League. Lebih lanjut, pencapaian negatif itu membikin mereka tereliminasi dari peringkat empat besar.

Chelsea mengawali kampanye musim dengan jadi penantang trofi Premier League. Tapi, mereka sekarang berpotensi menutup kampanye musim di luar zona Liga Champions bareng Maurizio Sarri.

Di dalam sepanjang karier manajerialnya, Sarri memang tidak pernah mengangkat trofi. Chelsea rasa-rasanya amat mungkin menghentikan kampanye musim tanpa piala apabila pelatih dari Italia itu masih dipertahankan.

Berikut ini 3 sebab Chelsea mesti secepatnya pecat Maurizio Sarri menurut Sportskeeda yang kami rangkum dari situs nonton bola online.

Tidak Banyak Melakukan Perbaiki Chelsea – Chelsea melakoni satu dari sekian banyak kampanye musim paling buruk mereka di musim kemarin di bawah Antonio Conte. The Blues menuntaskan kampanye musim di tempat kelima serta tereliminasi dari Liga Champions pada fase 16 besar. Kehadiran Maurizio diinginkan dapat merubah beberapa hal, namun sekarang, semuanya tak nampak setingkat lebih bagus.

Bekas juru tak-tik Napoli tersebut semestinya membawa peningkatan menuju skuat Chelsea. Tapi, semua yang dilakukannya malah menghilangkan keyakinan yang tersisa terhadap semua fans Chelsea. Chelsea main baik di awal kampanye musim. Tapi, di dalam periode 7 minggu, The Blues sudah melorot dari tempat 2 menuju tempat keenam pada klasemen sementara Premier League.

Itu tak dapat disebut sebagai peningkatan. Tugas Sarri tak cuma buat meningkatkan pencapaian namun juga buat mengembangkan anak asuhnya. Sejauh ini, ia telah gagal di dalam keduanya serta rasa-rasanya ia tak paham bagaimana meladeni situasi ini.

Conte meraih 2 piala di dalam 2 musim di Chelsea, tapi dia ditendang. Chelsea Sarri nampak setingkat lebih buruk dari pendahulunya serta satu-satunya cara buat menyelamatkan kampanye musim ini ialah dengan memecat sang pelatih di dalam waktu dekat.

Keras Kepala – Premier League mungkin merupakan liga paling sulit di Eropa. Kasta paling tinggi sepakbola Inggris ini telah bisa dibuktikan kejam dengan pelatih anyar serta Maurizio Sarri tengah mendapatkan kesulitan. Saat Pep Guardiola pertama kali datang, dia pun kesulitan, namun lantas dapat adaptasi dengan liga.

Menariknya seperti ulasan yang kami baca dari website berita bola terkini, Sarri keberatan buat menyesuaikan gaya permainannya. Memang tak apa-apa memprioritaskan sepak bola menyerang. Tapi, begitu lawan menaklukkan sistem Kamu, Kamu perlu mendapatkan cara lainnya buat mendapat hasil. Di awal kampanye musim ini City membuang sepak bola menyerang mereka saat bertamu menuju kandang Liverpool.

Guardiola paham jika bermain terbuka mungkin merugikan kesebelasannya hingga ia menggantikan gaya permainan serta mendapat pencapaian seri. Inilah yang dikerjakan pelatih yang bagus – mereka melakukan adaptasi dengan sistem tergantung pada rival mereka.

Hasil negatif Chelsea 6-0 dari Man City tentu memperlihatkan jika Sarri terlampau keras kepala buat beradaptasi bersama sistemnya. Menariknya, pelatih Italia ini menyatakan di penghujung laga jika dia takkan merubah gaya permainannya walau mereka menelan kekalahan yang memalukan.

Pelatih yang keras kepala sering tak bertahan lama di Liga Premier Inggris. Jose Mourinho serta Frank de Boer merupakan contoh di dalam beberapa tahun terbaru. Chelsea sekarang tengah terpuruk dan kecuali mereka memecat Sarri kampanye musim ini, kondisi dapat jadi setingkat lebih buruk.

Tempat Kante – Keras kepala Maurizio Sarri ialah problema, namun menyingkirkan tempat N’Golo Kante amat merugikan Chelsea. Bintang internasional Prancis tersebut telah jadi satu dari sekian banyak bintang paling baik Chelsea semenjak gabung melalui Leicester City dua setengah musim kemarin.

Tapi, kehadiran Jorginho menyebabkan tempat Kante mesti bergeser pada sektor tengah serta itu memiliki imbas pada Chelsea. Gaya permainan Sarri membikin Jorginho setingkat lebih disukai ketimbang Kante.

Persoalannya, dengan menurunkan Jorginho di tempat Kante, ini mengekspos barisan defensif The Blues saat mereka melawan musuh berkualitas. Di dalam 3 pekan terbaru, The Blues menerima kekalahan 2-0 melalui Arsenal, 4-0 melalui Bournemouth, serta 6-0 melalui Manchester City serta ini bukanlah kebetulan.

Kante mungkin bisa mengembangkan raihan golnya saat berlaga dengan fungsi yang lebih menyerang. Tapi, dia lebih pantas berlaga menjadi pemain berposisi gelandang bertahan. Kala Kante melindungi jantung pertahanan Chelsea, mereka nampak setingkat lebih tangguh serta terorganisir. Keputusan Sarri menyingkirkan Kante amat merugikan The Blues serta mungkin telah waktunya buat mendaratkan pelatih anyar yang bakal menghargai Kante serta memainkannya pada tempat yang semestinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.